Pekerjaan SDN Kalong Karees Ditinggal Pelaksana dan Mandor

BOGOR,LN – Pembangunan Konstruksi fisik Rehabilitasi Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Kalong Karees ditinggal kabur oleh mandor dan pelaksananya. Lantaran, tak pernah dikontrol oleh konsultan Pengawas dari CV Samudra Hayati, jelasnya pembangunan tersebut jadi amburadul.

Saat didatangi kelokasi untuk pengontrolan dari awak media, tak Satupun dari pekerja yang bersedia untuk diajak komunikasi, karena khawatir dengan ancaman Kepala Tukang yang selalu menekan pekerjaan tersebut. Padahal kejanggalannya tampak langsung.

Salah satu kejanggalan dari pekerjaan itu adalah saat pengecoran tiang tidak dipadatkan terlebih dahulu sehingga setelah kering tampak langsung terlihat berlubang dan besinya pun terlihat, itu menandakan pekerjaan tersebut asal jadi dan tidak memenuhi standar kelayakan.

Konsultan belum melapor ke Pihak Desa

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jani Nurjaman. SE, menjelaskan, pihak pemborong belum datang ke Kantor Desa untuk bersilaturahmi dan melaprkan pekerjaan diwilayah Desa Kalong Liud. Bahkan, terkesan melecehkan.

“Pembangunan itu sudah saya tegur. Bahkan di Forum sudah saya sampaikan,” ujar Jani, Rabu (09/10/2019).

Jani menambahkan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 114 tentang tata cara pelaporan pekerjaan ke Pemerintah Desa yang berwenang.

“Sebenarnya kalau kita mengacu ke Permendagri Nomor 114 maka semua usulan Pembangunan harus melalui Desa, terlepas nantinya Anggaran itu dari APBD atau APBN tetap harus melalui Desa,” imbuhnya.

Jani melanjutkan, pihak pemenang tender seakan menganggap remeh pihak Pemdes, padahal segala usulan pembangunan selalu melalui Desa untuk disetujui dan dikawal sampai ke Tingkat Kabupaten.

“Biasanya sebelum pekerjaan itu dimulai Pemenang Tender akan datang dulu ke Kantor Desa membawa SPK, tapi sampai sekarang belum. Bahkan, Papan Pengumuman aja baru kemarin dipasang setelah 25 persen pekerjaan,” lanjutnya.

Jani mengungkapkan, baru CV yang membangun SDN Kalong Karees yang tidak ijin ingin membangun diwilayah Desa Kalong Liud, yang lain selalu ijin.

“Sebenarnya semua pembangunan untuk Sekolah di Kalong Liud ini selalu melaporkan ke Desa, kecuali yang SDN Kalong Karees ini belum sama sekali ada yang datang,” ungkapnya.

Jani berharap, pemenang tender atau konsultan pengawas datang ke Kantor Desa untuk pelaporan, jangan menganggap remeh Pemdes.

“Harusnya yang melapor ke Desa ini CV nya, saya tunggu sampai sekarang belum juga datang,” pungkasnya.


Penulis : Seno

 

EITS... MAU COPAS YA ? TULIS SENDIRI DONK !!!