Disdik Gelar Bimtek Steam Bagi Pengawas SMP

BOGOR,LN – Sebanyak puluhan pengawas jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengikuti kegiatan Bimbingan Tehnik (Bimtek) peningkatan kompetensi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, di salah satu Hotel di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung, Selasa (18/6), seperti dilansir melalui akun resmi Instagram Disdik Kabupaten Bogor, Rabu (19/6/2019) malam.

Kepala Seksi GTK SMP Disdik Kabupaten Bogor, Didin Syarifudin menjelaskan, pelaksanaan bimtek melibatkan 39 peserta dari seluruh pengawas. “Pelatihan dilakukan hingga tiga hari kedepan, mulai tanggal 18-20 Juni dengan melibatkan pemateri dari SEAMEO QITEP,” jelasnya.

Dipaparkannya, materi yang disampaikan meliputi pengembangan profesi, pengawasan, administrasi, supervisi pembelajaran, dan Science, Technology, Engeneering, Art, Mathematics (STEAM). “Hal ini merupakan tindak lanjut, untuk pengembangan kualitas delapan standar di sekolah-sekolah. Sebelumnya, kami telah melakukan bimtek serupa bagi guru, dan kepala lembaga,” ungkap Didin.

Kepala Bidang Pembinaan GTK Disdik Kabupaten Bogor, Asep A.Sudrajat mengemukakan, program ini didasari untuk melakukan penyempurnaan kelengkapan sistem kurikulum yang di kombinasikan dengan konsep STEAM. “Melalui konsep tersebut akan tercipta 18 sifat dasar guru, dimana salah satunya mengembangkan kualitas pembelajaran melalui analisa sains seperti KTI,” katanya.

Ke 18 sifat dasar tersebut yakni, religious, jujur, toleransi, disipilin, kerjakeras, mandiri, demokratis, memiliki keingintahuan, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, berprestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan lingkungan, serta bertanggung jawab. “Dasar-dasar sifat guru tersebut sudah harus kita bina mulai dari sekarang. Terlebih saat ini sudah memasuki era pendidikan 4.0, dan pengembangan sistem HOTS,” cetusnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Luthfie Syam berharap, melalui pelatihan ini para pengawas bisa melakukan pembinaan kualitas di semua sekolah binaan. “Dalam pengaplikasiannya diharapkan para pengawas, bisa melakukan pengembangan namun, melalui pendekatan yang efektif sesuai dengan kebutuhan sekolah,” harapnya. (Red)

EITS... MAU COPAS YA ? TULIS SENDIRI DONK !!!