Tim Jaksa Penyidik Kejagung Periksa 12 Orang Saksi Perkara Korupsi Asuransi Jiwasraya

JAKARTA,LN – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan 12 (duabelas) orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero).

Dalam siaran pers yang diterima redaksi LoginNews, Selasa (15/09/2020) Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019 dan pemeriksaan saksi perkara dengan tersangka korporasi;

Saksi – saksi yang diperiksa atau diminta keterangannya hari ini yaitu: saksi untuk tersangka korporasi PT. Sinarmas Asset Management yaitu: De Yong Adrian sebagai mantan direktur pemasaran PT Asuransi Jiwasraya (persero) 2008 s/d januari 2018, Agustin Widhiastuti sebagai Karyawan PT Asuransi Jiwasraya saksi untuk tersangka korporasi PT. Pan Arcadia Capital, yaitu: B.I. Barlef Hasibuan sebagai Sales Equity PT Panin Sekuritas
Willy Sunaryo sebagai sales Equity PT OCBC Sekuritas Indonesia saksi untuk tersangka korporasi PT. Milenium Capital Management, yaitu: Hendra Pitana sebagai Head oc Compliance PT Bumi Putera Sekuritas saksi untuk tersangka Korporasi PT. May Bank Asset Managament, yaitu :
Raja Edham Zulkarnaen bin Raja Zolkiply sebagai direktur PT Maybank Asset Management saksi untuk tersangka korporasi PT. Pinnacle Persada Investama yaitu : Ledo Ekodianto sebagai akuntan pada kantor akuntan publik tanubrata sutas Fahmi Bambang & Rekan saksi untuk tersangka korporasi PT. Corfina Capital, yaitu: Josnovaria sebagai kepala satuan pengawas internal PT. Asuransi Jiwasraya (persero) tahun 2015 s/d 2019 saksi untuk tersangka korporasi PT. OSO Management Investasi yaitu: Theodorus Andre Santoso sebagai fund manager Valbury Asia Sekurities kasum sebagai PT Valbury Asia Sekurita Ridwan Basith sebagai PT Valbury Asia Sekurita saksi untuk tersangka korporasi PT. Asuransi Jiwasraya, yaitu: Stephanus Turangan sebagai direktur utama PT Trimegah Sekurita

Menurut Kapuspenkum, Hari Setiyono ke – 12 (duabelas) orang saksi sebagai pengurus maupun sebagai karyawan perusahaan Manager Investasi serta karyawan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia,”jelasnya.

Ia menambahkan pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. (Red)

EITS... MAU COPAS YA ? TULIS SENDIRI DONK !!!