Kejari Surabaya Berhasil Pulihkan Aset Dari Bidang Perdata Dan Tata Usaha

SURABAYA,LN – Ditengah pandemik Covid-19, yang cukup mengkhawatirkan ternyata tidak menyurutkan kinerja insan Adhyaksa dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara tak terkecuali jajaran Kejaksan Negeri Surabaya pada Selasa, (26/5/ 2020). Yang lalu mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya atas keberhasilan kinerja bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

“Pada hari itu menerima penghargaan dari Walikota Surabaya Tri Risma Harini atas peran serta dalam melakukan pendampingan dan penyelesaian permasalahan hukum dan pengembalian aset Pemerintah Kota Surabaya,”ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum, Hari Setiyono dalam keterangan pers yang diterima redaksi LoginNews, Sabtu sore (30/5/2020).

Hari menjelaskan tentang pengembalian aset itu berupa pengembalian lahan Sekolah SDN Ketabang I Surabaya seluas 2.464 m² dengan nilai aset Rp. 20.770.500.000,- ( dua puluh miliar tujuh ratus tujuh puluh tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

“Kajari Surabaya menuturkan bahwa perjuangan untuk memenangkan perkara tersebut ditempuh selama kurun waktu 12 tahun yang akhirnya Mahkamah Agung RI memutuskan bahwa Pemkot Surabaya berhak atas SDN Ketabang 1 Surabaya sebagai tempat untuk menuntut ilmu,” kata Hari menirukan suara Kejari Surabaya.

Selain itu, SDN Ketabang 1 Surabaya mempunyai nilai sejarah yang tinggi oleh karena itu Walikota Surabaya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan ini sehingga secara hukum aset tersebut telah kembali kepangkuan Pemkot Surabaya.

“Bagi kami SDN Ketabang 1 Surabaya bukan hanya aset, tetapi juga memunyai nilai sejarah yang sangat luar biasa. Matur nuwun sanget (Terimakasih Banget),” kata Risma, sebut Hari.

Lebih lanjut Risma, kata Hari, menceritakan bahwa SDN Ketabang 1 Surabaya ini telah melahirkan tokoh-tokoh nasional antara lain : Try Sutrisno (mantan Wapres), Wardiman Djojonegoro dan banyak lagi pemimpin-pemimpin daerah yang merupakan alumnusnya.

“Lokasi SDN Ketabang 1 Surabaya ini memang sangat strategis ditengah kota, sehingga banyak yang mengincar lahan tersebut tentunya untuk kepentingan bisnis/komersil, padahal masyarakat disekitarnya cukup padat yang memerlukan sarana pendidikan yang dirasakan sangat kurang, sehingga Walikota Surabaya sangat bersyukur atas keberhasilan ini,” tuturnya.

Oleh karena itu, sebagai Walikota Surabaya atas nama masyarakat Surabaya mengucapkan terimakasih khususnya kepada JPN dan hanya penghargaan ini yang bisa disampaikan.

Kemudian, kepada Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Anton Delianto, bersama Kasi Datun Normadi Elfajr, serta Tim Jaksa Pengacara Negara
Galih Dewanty, Sidharta Praditya Revienda Putra, Hanafi Rachman, Palupi Sulistyaningrum,Teddy Isadiansyah, Diajeng Kusuma Nimrung, Imam Hidayat dan Yushar.

Hari menyampaikan, Jaksa Agung RI dan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara memberikan apresiasi dan penghargaan serta mengucapkan terimakasih atas keberhasilan tim JPN Kejari Surabaya sehingga patut menjadi contoh tauladan yang baik bagi semua insan Adhyaksa lainnya, khususnya JPN dari Kejati atau Kejari lainnya, untuk bisa mencontoh dan dapat dijadikan study banding dalam menyelamatkan aset milik negara atau daerah.

“Selamat bekerja dan berjuang dalam menegakan hukum demi ibu pertiwi yang sedang dilanda duka akibat wabah Pademik Covid 19,” ucapnya. (Dery)

 

EITS... MAU COPAS YA ? TULIS SENDIRI DONK !!!