Butuh Respon Dari Pemerintah, SDN 05 Curug Kondisinya Memprihatinkan

Pendidikan

BOGOR,LN – SDN 05 Curug, kondisinya sangat memprihatinkan atap, lantai dan dindingnya sudah rapuh bahkan pintu kantornya pun terlepas dari engsel, pihak sekolah tak berani berbuat lantaran anggarannya yang tak ada. Jika kondisi seperti ini dibiarkan terus berlarut, dikhawatirkan ambruk saat Proses belajar mengajar sedang terjadi dan menimpa murid.

Salah seorang Guru pengajar di SDN 05 Curug Rahmat (33) mengatakan, berharap sekali ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk merehabilitasi SDN tersebut.

“Kami Berharap cepat-cepat ada Respon untuk perbaikan sekolah kami di SDN Negeri Curug 05, Kampung Cibentang, Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, kabupaten Bogor,” kata Rahmat, Selasa (10/09/2019).

Rahmat menambahkan, beberapa waktu yang lalu pihak sekolah pernah mengajukan proposal bantuan untuk segera di renovasi melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari Tingkat Kecamatan sampai Kabupaten, tapi sampai sekarang tak kunjung datang hanya dijanjikan dengan lisan manis berbuih kebohongan saja.

“Dulu udah ada, ya waktu dulu sudah pernah mengajukan ke intansi terkait Seperti Dinas Pendidikan Dan Musrenbang oleh Pak Syarif Selaku Guru yang mengajar Kelas 6 disini, tapi sekarang beliau sudah tidak bertugas lagi disini dan sampai sekarang belum ada. Rencananya, mau ada tahun ini atau depan bahkan sudah ada yang survai untuk melihat ketidak layakan,” imbuhnya.

Rahmat membeberkan, saking sudah lapuknya pernah satu waktu ada atap yang rubuh. Untungnya,tidak mengena ke murid dan langsung kami evakuasi ke ruang sebelahnya.

“Yang saya takut kan itu, pas sedang pembelajaran takut ada genting-genting yang jatuh, terus material kayu, eh apa namanya ring besi itu, waktu itu pernah kejadian tiba-tiba Atap Rubuh. Alhmdulillah murid gak ada yang jadi korban, coba jika terjadi bagaimana? Siapa yang harus bertangung jawab? Untuk yang rusak ada 3 kelas di atas: Kelas 4, 5 dan 6. Selain itu juga, yang paling ditakuti pak pondasi-pondasi nya sudah rusak banget belah, bergeser,” bebernya.

Rahmat berharap, kepada Disdik dan Bupati Bogor agar memperhatikan Sekolah dengan kondisi seperti ini (tidak layak-red) apalagi wilayah Desa Wirajaya berbatasan dengan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sangat memalukan kalau sekolah ini rubuh.

“Kami sebagai guru takut lah, intinya bisa dilihat lah kondisinya seperti apa? Ya harapannya sih, coba untuk instansi terkait, lembaga, atau yang peduli dengan Pendidikan. Di bantulah, di tinjau. Agar proses belajar dan mengajar aman, kondusif, lancar, dan baik,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Kepsek SDN 05 Curug Muhammad Suryana. SPdi menuturkan, dirinya mengaku baru Satu Minggu menjabat di SDN 05 Curug namun begitu sangat kaget dan miris manakala melihat kondisi seperti itu, dan segera akan berbuat untuk kemajuan sekolahnya.

“Saya sendiri kaget saat pertama kali ditugasi disini, kaget saat mau pengenalan diri, saat masuk ruangan Cukup memprihatinkan, selaku Kepsek baru Di SDN Negeri Curug 05. Yang baru Bertugas 1 minggu
Untuk Langkah kedepan kami semua akan menyurati dan langkah-langkah seperti apa untuk rehabilitasi atau renovasi di sini berserta jajaran yang ada,” tandasnya.


Penulis : Deri
Editor  : Seno