APD Tidak Terlihat Pada Pembangunan Proyek Rehabilitasi Sekolah

 


BOGOR,LN – Konsultan pengawas dan penyedia jasa diduga abaikan Permenaker No 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ini terlihat pada pembangunan rehabilitasi Sekolah Dasar Nageri di beberapa lokasi yang dipantau LoginNews.id Kamis (3/10/2019) tidak terlihat para pekerja memakai alat pelindung diri.

Diantaranya, rehabilitasi ruang kelas SDN Nanggerang 01, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, nilai anggaran Rp641.938.200; (Enam Ratus Empat Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Rupiah) dengan penyedia jasa Cv Maospati Giri Sentosa, konsultan pengawas PT Windu Expotindo.

Rehabilitasi bertingkat ruang kelas SDN Sukmajaya Kecamatan Tajurhalang dengn nilai anggaran Rp630.100; (Enam Ratus Tiga Puluh Juta Seratus Ribu Rupiah) penyedia jasa Cv Dua Sahabat dengan Konsultan pengawas PT.Windu Expotindo.

Pembangunan RKB SDN Kandang Panjang 02 nilai anggaran Rp358.486.922; (Tiga Ratus Lima Puluh Delapamn Juta Empat Ratus Delapan Puluh Enam Ribu Sembilan Ratus Dua Puluh Dua Rupiah) dengn penyedia jasa Cv Surya Gemilang dan konsultan pengawas PT Windu Expotindo.

Rehabilitasi bertingkat ruang kelas SDN Tonjong 02, Kecamatan Tajurhalang, Pagu Rp.676.173.900; (Enam Ratus Tujuh Puluh Enam Seratus Tujuh Puluh Tiga Sembilan Ratus Rupiah) penyedia jasa Cv Jumantara Yasa, konsultan pengawas PT.Windu Expotindo.

(Deva)

Login News
EITS... MAU COPAS YA ? TULIS SENDIRI DONK !!!